Danau Toba Dompleng Bali Untuk Jadi Ikon

O Tao Toba Nauli

Angka dolok na timbo do manghaliangi ho
O Tao Toba nauli
tapian mi natio I tongtong dibahen ho
dalan lao tu pulo mi

Haumana tung bolak adaranna pe lomak
Di pangisini luat i
Pinahanna pe rarak pandaranan pe bahat
Na humaliang topi mi

O Tao Toba raja ni sude na tao
Tao nasumurung nalumobi diulimi
Molo hu ida rupami sian na dao
Tu dos tu intan do denggan jala uli

Baritami na uli di tano on
Umpama ni hinajogim diportibion
Mambaen masihol saluhut ni nasa bangso
Mamereng ho O tao Toba nauli

Bahasa batak di atas adalah lirik lagu yang diciptakan penyanyi dan pencipta lagu Batak legendaris Nahum Situmorang. Jika diartikan secara bebas, lirik lagu O Tao Toba Nauli ini bercerita tentang kekaguman bangsa Batak dan bangsa-bangsa didunia atas keindahan Danau Toba yang dikelilingi perbukitan.

Panorama yang indah saat memandang dari perbukitan menandakan betapa indahnya Danau Toba bagai batu permata intan yang berkilau dan menarik perhatian siapa saja yang melihatnya.

Bagi bangsa Batak yang pergi meninggalkan kampung dan merantau ke seantero dunia akan merasa rindu akan kampung halaman dan keindahan Danau Toba. Demikian juga bangsa-bangsa di dunia yang pernah mampir ke Danau Toba, akan merasa rindu untuk melihat pesona dan keindahan Danau Toba.

Lagu Nahum Situmorang ini adalah gambaran betapa Danau Toba sejak dulu kala sudah menjadi perhatian dunia. Tetapi sayang, keindahan yang bak intan tersebut tidak membuat kawasan ini dijadikan sebagai salah satu ikon pariwisata nasional. Entah apa alasan pemerintah selama ini lebih memilih pariwisata Bali sebagai ujung tombak.

Tetapi seiring waktu dengan kembali bergairahnya pariwisata Indonesia belakangan ini, tampaknya pemerintah mulai berpikir untuk mewujudkan Danau Toba sebagai salah satu ikon pariwisata nasional.

Adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara Naruddin Dalimunthe, mengatakan kawasan wisata Danau Toba akan dijadikan ikon pariwisata nasional setelah Bali.

“Rencana itu ditetapkan setelah adanya kesepakatan dan dukungan dari pemerintah pusat melalui nota kesepahaman yang dibuat seluruh unsur terkait di Sumut dengan Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Firmansyah Rahim,” kata Naruddin di Medan, Jumat 15 April 2011.

Melalui program “Destination Management Organisation” (DMO), pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran dari APBN yang melebihi anggaran APBD Disbudpar Sumut, untuk membantu pengembangan kawasan wisata Danau Toba.

Langkah pertama yang akan dilakukan Disbudpar Sumut, dengan menyosialisasikan dan mempromosikan potensi Danau Toba bekerja sama dengan Disbudpar Bali.

Langkah itu dilakukan karena Bali sudah menjadi ujung tombak pariwisata nasional dan banyaknya turis yang berada di lokasi wisata yang dijuluki “Pulau Dewata” tersebut.

Disbudpar Sumut berkeinginan ada program promosi wisata kembar antara Bali dan Danau Toba. Dalam hal ini bisa juga dikatakan, Danau Toba mendompleng ketenaran Bali.

Setelah itu, baru disiapkan sarana dan prasarana guna memudahkan dan menarik minta wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba. Hal itu dilakukan karena Disbudpar Sumut menyadari jika sebagian besar wisatawan enggan berkunjung ke Danau Toba karena banyak kerusakan jalan dan jarak yang harus ditempuh.

Untuk jalan darat, akan diperbaiki infrastruktur jalan melalui koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga.

Untuk mempersingkat jarak tempuh yang juga menjadi kendala, akan diupayakan kemudahan transportasi udara. Untuk merealisasikan hal itu, tetap diupayakan perbaikan dan pengembangan Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara.

Sebenarnya kondisi Bandara Silangit sudah cukup memadai karena sudah mampu menerima pendaratan pesawat berbadan besar seperti Garuda Indonesia yang ditumpangi rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika meresmikan Museum Batak pada 18 Januari 2011.

Setelah itu terealisasi, pihak Dinhubpar Sumut akan meminta ke Kementerian Perhubungan untuk membuka jalur langsung dari Bali ke Bandara Silangit.

“Jadi, turis yang ingin berkunjung ke Danau Toba dapat terbang langsung dari Bali,” kata Naruddin yang juga mantan Kepala Dinas Perhubungan Sumut.

Naruddin menjelaskan, untuk di lokasi wisata Danau Toba sendiri, akan dibangun kereta gantung (cable car) untuk memudahkan wisatawan dalam menikmati seluruh keindahan lokasi wisata tersebut.

Kereta gantung yang akan dibangun cukup panjang dan meliputi dua kabupaten di kawasan Danau Toba tersebut diperkirakan akan mengubah penampilan dan fasilitas tempat itu.

“Selama ini, yang dilihat itu-itu saja. Nanti, akan kita rubah wajah Danau Toba,” katanya.

Kemudian, untuk mempermudah wisatawan menikmati Danau Toba, pihaknya akan membangun satu lagi pintu masuk di Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo dengan berbagai fasilitas yang cukup lengkap.

Ketepatan, kata Naruddin, ada beberapa mantan teknokrat dari Jerman yang ingin membangun pintu masuk tersebut dengan tambahan fasilitas seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan hotel.

“Semuanya mereka yang tanggung karena ingin memberikan pengabdian kemanusiaan,” katanya.

Rencana pengembangan kawasan wisata Danau Toba itu akan dimulai pada pertengahan 2011. “Rencananya pada 2012, pemerintah pusat akan menambah anggaran lagi untuk pembangunan fisik,” katanya.

Sebenarnya, kata Naruddin, cukup banyak faktor yang akan menarik wisatawan untuk berkunjung ke kawasan wisata Danau Toba.

Ia mencontohkan dengan banyaknya etnis yang berdiam diri sekitar Danau Toba, serta berbagai situs dan peninggalan purbakala yang ada.

Lain lagi dengan keberadaan Danau Toba yang merupakan danau vulkanik terbesar di dunia yang terbentuk akibat letusan Gunung Toba sekitar 75 ribu tahun lalu. “Mungkin, kalangan peneliti juga akan berkunjung ke Danau Toba,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s